Senin

Persiapan Sebelum Anda Hamil

Kehadiran buah hati tentu sangat dinantikan oleh setiap pasangan yang telah menikah. Namun tahukah Anda, ada beberapa persiapan yang harus diperhatikan sebelum Anda hamil. Persiapan ini akan membantu selama proses masa kehamilan hingga waktu persalinan tiba.

1. Persiapkan tubuh dan mental. Tubuh yang sehat merupakan lingkungan terbaik untuk terjadinya pembuahan dan berkembangnya janin, serta mengandungnya sampai cukup bulan. Waktu toleransi yang dibutuhkan pasangan subur untuk mendapatkan kehamilan adalah sekitar 12 bulan. Jika lebih dari itu, berarti ada masalah dalam fertilitas ( kesuburan ). Sedangkan bagi wanita pengguna kontrasepsi pil, kesuburan rata-rata baru akan kembali setelah 6 bulan dihentikan pemakaian pil. Wanita dengan usia lebih dari 35 tahun atau perokok membutuhkan waktu dua kali lipat untuk pembuahan.

2. Perhatikan nutrisidengan pola diet yang seimbang.
3. Sangat dianjurkan mengkonsumsi suplemen asam folat oleh setiap perempuan yang merencanakan kehamilan. Asam folat merupakan zat yang dapat menurunkan resiko terjadinya cacat pada bayi ( NTD / Neural Tube Deffect ) seperti bibir sumbing. Perempuan yang beresiko adalah yang pernah mengalami pada kehamilan sebelumnya atau ada riwayat dalam keluarga, seperti diabetes atau sedang mengkonsumsi obat anti epilepsi. Bagi mereka yang beresiko, sebaiknya mengkonsumsi asam folat 5 mg setiap hari minimal satu bulan sebelum hamil dan idealnya selama 3 bulan. Sedangkan perempuan yang tidak beresiko cukup makan 0,5 mg perhari satu bulan sebelum masa kehamilan yang direncanakan. Kedua-duanya melanjutkan konsumsi asam folat sampai akhir tri semester 1.
4. Masalah infeksi sangat perlu untuk menjadi perhatian. Infeksi bisa mengancam kehamilan terutama pada tri semester 1, saat dimana organ bayi sedang terbentuk. Infeksi disini terutama TORCH, sypilis dan HIV. Jika perlu lakukan vaksinasi dan hindari hamil sampai 3 bulan pasca vaksinasi.
5. Hentikan kebiasaan merokok tigabulan menjelang kehamilan yang direncanakan dan selama masa hamil. Termasuk para perokok pasif, mintalah pengertian pada pasangan Anda  agar merokok jauh-jauh.
6. Lakukan konseling tentang kemungkinan adanya kelainan genetik. Terutama bagi mereka yang memiliki riwayat keturunan, misalnya thalassemia, hemofilia, dll. Lakukan juga pengecekan golongan darah seperti rhesus. Karena jika rhesus ibu negatif sedangkan suami positif, maka bisa terjadi kematian janin.

Baca juga;
Gejala Yang Perlu Diwaspadai Wanita Hamil
Pekerjaan  Rumah Tangga yang Membahayakan Ibu Hamil.
Diet yang extrim dapat mengganggu proses pembuahan. Berat badan sebaiknya dalam keadaan berat yang ideal. Jika Anda harus menurunkan berat badan untuk mencapai berat ideal, sebaiknya diet yang tinggi serat, rendah lemak, dan makan makanan segar atau yang baru dimasak ( fresh cooked ).