Senin

Mengenal Berbagai Jenis Kertas

Kertas menjadi barang berharga bagi keberlangsungan kehidupan. Meski fungsi kertas sebagi media pencatatan atau tulis menulis mulai tergantikan dengan notebook dan tablet, tapi hingga kini, bisnis, budaya, seni, sampai pemerintahan, keberadaannya masih dibutuhkan. Boleh jadi tanpa kertas akan terjadi stagnansi peradaban.

Ternyata masih banyak orang belum memahami jenis dan dan fungsi kertas. Kertas di Kantor, sekolah, rumah, atau jalan, beragam bentuk maupun jenisnya. Ada yang seperti kardus, buku, label, brosur, kalender, hingga koran.

Agar tidak salah dalam menentukan jenis kertas yang dibutuhkan  sesuai fungsi dan kebutuhan, ada baiknya kita mengenal jenis kertas yang beredar dipasaran. Jenis kertas itu dapat dibedakan menurut fungsi, tekstur, ukuran, ketebalan dan warna.

Berdasarkan fungsinya kertas dapat digunakan untuk beragam hal.
Kertas HVS, misalnya. Bahan kertas ini umumnya dipakai untuk percetakan, foto copy, dan cetak dengan printer deskjet. Jenis ini banyak dijual ditoko-toko buku dengan berbagai macam merk. Gramasi yang dipakai untuk kertas ini adalah 70 gram, 80 gram, 100 gram. Ukuran yang sering digunakan A4 (kuarto), F4 (Folio), B5, A3 (double kuarto).

Untuk brosur, bisa menggunakan kertas art (matt paper). Bahan ini memiliki permukaan licin (art), atau semidof (matt). Selain licin, hasilnya cukup bagus, karena raster kertas halus. Gramasi yang dipakai umumnya 100, 120, dan 150 gram.
Selain art paper, kertas art carton juga bisa untuk brosur. Hanya saja kertas ini lebih tebal. Sehingga jenis ini banyak digunakan untuk
cetakan, seperti kartu nama, katalog, co profile, dan cetakan-cetakan lain. agar hasinya lebih optimal, setelah dicetak bahan ini bisa dilapisi laminating. Umumnya gramasi yang dipakai adalah 190, 210, 230, 260, 310, 360 gram.

Kertas yang mudah dibedakan adalah duplex (coated). Karena, cirinya jelas, yakni sisi depan putih dan belakang abu-abu. Bahan ini biasa digunakan untuk kotak snack. Harganya relatif cukup murah dibanding bahan lain yang sebanding. Gramasi yang dipakai yaitu 250, 270, 310, 350 dan 400 gram.

Ada juga duplek putih (CWb). Kertas ini sama dengan duplex, hanya saja bagian dalam putih , sehingga tampak lebih bersih. Banyak digunakan untuk kotak-kotak makanan. Gramasi yang umum digunakan 230, 250 dan 300 gram.

Selain itu ada kertas berbahan ivory yang hampir sama art carton. Dua bagian sisinya berwarna putih namun tidak seputih carton. Bedanya, semua sis art carton lebih licin, sedangkan ivory hanya satu sisi. Kertas ini mirip duplex tetapi tidak sehalus duplex, bahan ini biasa digunakan untuk kotak kosmetik, karena cukup tebal dan kokoh. Gramasi yang dipakai yaitu 210, 230, 250, 270, 300, dan 350 gram.

Bahan kertas yang berkesan klasik yaitu samson kraft. warnanya cokelat muda. Bahan dasarnya dari daur ulang dan memiliki permukaan kasar. Biasanya digunakan untuk bungkus. Bahan ini banyak dipakai untuk paperbag, hangtag, seperti untuk distro jeans. Umumnya dicetak 1-2 warna. Gramasinya 150 gram dan 220 gram.

Kertas yang bernilai agak tinggi yaitu Bw/BC/linen Jepang/concord. Kertas ini memiliki tekstur dsn biasanya untuk kop surat dan  sertifikat. Garamasinya tidak banyak, paling hanya 250 gram. Ada pula kertas jasmin. Bahan ini digunakan untuk membuat undangan, umumnya hanya menawarkan satu gramasi saja.

Sedangkan kertas yang biasanya digunakan untuk kardus adalah corrugated. Karton ini bergelombang pada bagian dalam \. Kotak ini umumnya ditempel lagi. Ada yang ditempel menggunakan duplex, kraft, atau HVS. Untuk ketebalan bahan ini mempunyai dua kategori yaitu B flute (gelombang besar) dan E flute (gelombang kecil)